Dia mengatakan ada perbedatan kapan ulang tahun KPU hingga akhirnya dipilih tanggal 7 November. Dia menyakini para pendahulu dan senior KPU sepakat bahwa selama KPU menjadi lembaga yang menyelenggarakan pemilu, maka wajib menjaga lembaga ini dengan baik.
"Nah, sebagai informasi ke Bapak, Ibu sekalian, alhamdulillah KPU periode ini pertama kita memberanikan diri, mengikhtiarkan diri untuk kemudian memilih tanggal 7 November sebagai hari ulang tahun kita. Hanya kalaupun jejak sejarah itu menjadi dasaran, selebihnya adalah kita menciptakan momentum untuk silaturahim seperti ini. Berdoa bersama, merefleksikan apa-apa yang sudah kita lakukan, merencanakan apa-apa yang akan kita lakukan," ujarnya.
Afif mengatakan Wisma PPI yang akan digunakan untuk Museum Perjalanan Pemilu kini sudah bisa dipakai. Dia mempersilakan jika ada yang mau menyumbangkan barang berharganya untuk menjadi koleksi di museum tersebut.
"Kita tentu tidak perlu dipuja-puji berlebihan, apa yang kita lakukan sejatinya tidak ada peristiwa masa lalu nama-nama sistem-sistem yang kita lupakan. Semua kita upayakan untuk semakin baik," kata Afif.