Dengan memanfaatkan model AI unggulan Z.ai, GLM-5.3, Chen berhasil mengidentifikasi 23 celah keamanan pada sistem operasi Microsoft Windows. Temuan tersebut telah diakui dan dikonfirmasi secara resmi oleh raksasa teknologi AS, Microsoft.
Langkah Chen beralih menggunakan GLM-5.3 dilakukan setelah melihat kemampuan model AI tersebut yang kian lihai menyisir kelemahan sistem digital.
Yuki Chen bukanlah sosok sembarangan di dunia keamanan siber global. Ia merupakan peretas etis (white-hat hacker) dengan rekam jejak mentereng selama lebih dari 15 tahun:
Pengangkatan Chen terjadi di tengah perhatian dunia terhadap kemampuan defensif dan ofensif AI generatif. Laporan riset dari laboratorium AI asal AS, Anthropic, sempat menyebutkan bahwa model GLM-5.3 milik Z.ai memiliki kemampuan ofensif siber yang setara dengan model terbarunya, Claude Mythos, termasuk kemampuan mengembangkan kode eksploitasi siber secara mandiri (autonomous end-to-end cyber exploits).