Trump sempat menyatakan tidak akan menyerang Iran sebelum pemilu paruh waktu AS berlangsung. Namun, pasar sempat memperhitungkan risiko eskalasi militer besar-besaran setelah pemilu yang membuat harga minyak melonjak lebih dari 10% sepanjang Oktober.
Pasar minyak sebenarnya pernah mengalami aksi jual pada fase-fase awal perang akibat rumor kemungkinan perdamaian. Namun, konflik tersebut pada akhirnya justru kembali memanas dan membuat harga minyak dunia melonjak lagi.
Terkait rencana kembali menyerang Iran, Rubio menegaskan Trump belum mengambil keputusan final.
"Apa yang disampaikan oleh Presiden kepada Anda adalah keyakinan yang luar biasa bahwa jika kita perlu melakukan sesuatu secara militer, kita memiliki kemampuan untuk melakukannya. Namun, kita lebih memilih untuk menyelesaikannya secara damai," ujar Rubio dikutip dari CNBC, Selasa (3/11/2026).