Di sisi lain, media lokal Iran melaporkan terdengarnya ledakan di kota Sirik, Iran selatan, pada Rabu (21/10). Hingga saat ini, sifat dan asal-usul ledakan tersebut masih belum diketahui secara pasti.
Menanggapi ketegangan yang memuncak, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menegaskan kepada Financial Times bahwa Iran sepenuhnya siap membela diri. Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menyatakan kepada media pemerintah bahwa AS tidak bisa berharap pada dialog, selama masih melakukan blokade dan ancaman terhadap negaranya.
Ancaman terhadap jalur distribusi minyak juga masih berlangsung. Data dari Kpler mencatat setidaknya ada 18 serangan terhadap kapal tanker dalam dua pekan terakhir. Analis LSEG memperingatkan bahwa jangkauan serangan Iran kini meluas hingga ke Teluk Oman-melampaui Selat Hormuz-yang mengancam proses pemuatan minyak mentah serta aktivitas transfer antar-kapal (ship-to-ship) di wilayah tersebut.