NADIKABAR.COM — Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Hashim Djojohadikusumo meminta pengusaha anggota Kadin segera menghentikan praktik manipulasi saham atau goreng saham.
Permintaan tersebut disampaikan Hashim dalam acara Rapat Pimpinan Nasional Kadin Indonesia 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (29/10).
Ia menyoroti saham gorengan hasil praktik manipulasi harga umumnya memiliki jumlah saham beredar (free float) yang terbatas dengan rasio harga terhadap laba (price to earnings ratio/PER) yang tidak masuk akal.
"Saya minta kawan-kawan dari Kadin, mohon kegiatan goreng-gorengan itu dihentikan. Mohon dengan sangat praktik goreng-gorengan segera dihentikan karena pemerintah sudah berkehendak untuk menindak tegas," ujar Hashim.