Carpe dan Hakim Danish bisa menyalip Almansa di lap kedelapan. Tak lama kemudian, Veda Ega juga menyusul Almansa. Alhasil, Hakim Danish di posisi ketiga disusul Veda Ega di belakang.

Tak lama kemudian, Veda Ega bisa menyusul Hakim Danish dan naik ke posisi kedua. Di pengujung lap kedelapan, Veda Ega bisa menyusul Carpe dan sempat berada di posisi kedua.

Carpe tak mau menyerah begitu saja. Carpe bisa langsung merebut posisi kedua kembali tak lama berselang.

Veda Ega lalu bisa kembali menyusul Carpe di lap kesembilan. Hakim Danish juga bisa menyalip Carpe. Sorakan meriah terdengar di Sepang, baik dari pendukung Veda Ega maupun Hakim Danish. Veda Ega dan Hakim Danish kini ada di posisi 2-3 dan di belakang Quiles.

Quiles sendiri makin nyaman di depan. Masuk ke lap 10, dia sudah bisa menciptakan selisih 1,2 detik dari Veda Ega.

Veda Ega sendiri belum bisa tenang. Hakim Danish, Almansa, dan Carpe masih tepat berada di belakangnya.

Di lap ke-12, Veda Ega disusul oleh Hakim Danish dan Almansa sekaligus setelah ia agak melebar. Hakim Danish naik ke posisi kedua. Sedangkan Quiles sudah tak terkejar dengan selisih dua detik di depan.

Veda Ega bisa menyusul Almansa di lap ke-13 dan tak lama berselang menyusul Hakim Danish. Namun Almansa bisa mencuri kesempatan untuk kembali mendahului Veda Ega. Alhasil, Almansa ada di posisi kedua, disusu Veda Ega dan Hakim Danish.