"Anak-anak sekarang sudah tidak gugup. Mereka lebih tenang menguasai pertandingan, berani memainkan bola dan menguasai bola di tengah lapangan," ujarnya.

Selain itu, pemain Persida juga dinilai semakin berani melakukan penetrasi ke area pertahanan lawan. Penguasaan bola pun disebut meningkat dibandingkan saat tampil di putaran pertama.

"Perkembangan sangat terlihat jelas. Penguasaan bola meningkat dibanding putaran pertama. Harapannya kesalahan teknis semakin berkurang," tutur Puji.

Puji menambahkan, target Persida U-17 tidak berhenti di babak 16 besar. Pengurus Askab PSSI Sidoarjo berharap tim muda tersebut mampu terus melaju hingga meraih gelar juara Jawa Timur.

"Target utama tahun ini adalah menjadi juara Jawa Timur," pungkasnya.