"Kemungkinan aksinya malam, waktu ke sini pagi nganter makan anak lo kok bolong, terus saya buka kok bolong," jelas Sri ditemui di lokasi, Rabu (26/8/2026).

"Terus kok ada 4 peluru biji, ditemukan di dalam rumah dekat dengan pintu," lanjut dia.

Sri mengatakan akibat dugaan penembakan ini kaca pintu rumahnya bolong dan retak. Sri mengaku belum laporan kepada polisi.

"Yang rusak cuman kata satu ini. Belum lapor ke polisi," jelasnya.

Sri berharap agar kejadian serupa tidak terulang. Ia mengaku khawatir akan keselamatan keluarganya.