"Apa pun sebutan yang ditujukan kepada saya, termasuk soal warna kulit atau status saya sebagai anak Coach Jacksen, saya tidak ingin terpancing lagi. Saya hanya ingin bermain bola dan kembali mengejar cita-cita saya," ia menambahkan.
Hugo memilih untuk tak ingin berlarut dalam persoalan dan ingin memperbaiki diri. Ia berserah diri kepada tuhan setelah kejadian ini.
"Biarlah kebenaran terungkap pada waktunya. Saya memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh atau membalas serangan yang ditujukan kepada saya. Papa dan Mama menyarankan saya untuk tetap tenang, menjaga sikap, dan menyerahkan semuanya kepada Allah SWT. Terima kasih sudah mendengarkan saya," ucap Hugo.
Sebelumnya, Mufli menceritakan penyebab dirinya menyerang Hugo melalui unggahan instagram. Ia sekaligus memohon maaf kepada suporter Juku Eja atas tindakannya.