Dengan kata lain, jangan terburu-buru menyiram bagian luar AC hanya karena permukaannya terlihat penuh abu. Pastikan metode pembersihan tidak justru menimbulkan masalah baru pada komponen listrik.

Selain memperhatikan unit AC, kondisi ruangan juga tidak kalah penting. Selama hujan abu vulkanik berlangsung, pintu dan jendela sebaiknya ditutup rapat untuk mengurangi kemungkinan abu masuk ke dalam rumah.

Langkah ini menjadi penting karena AC bekerja dengan mendaur ulang udara yang berada di dalam ruangan. Jika rumah dalam keadaan tertutup, kemungkinan abu dari luar masuk ke dalam ruangan dapat diminimalkan.

Warga juga sebaiknya memperhatikan kondisi abu di sekitar rumah sebelum memutuskan menggunakan AC. Semakin tebal abu yang turun, semakin besar pula perhatian yang diperlukan terhadap perangkat pendingin, khususnya bagian outdoor.

Hujan abu vulkanik sendiri dilaporkan dirasakan sejumlah warga di wilayah Jabodetabek hingga Bandung sebagai dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Kondisi tersebut turut berdampak pada aktivitas masyarakat. Sejumlah sekolah memberlakukan pembelajaran jarak jauh, sementara beberapa perkantoran menerapkan work from home.

Artikel ini telah tayang di detikProperti.