NADIKABAR.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Rabu (4/11).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi menuju area 4.763-4.845, meski peluang technical rebound tetap terbuka dalam jangka pendek.

"Pada wave (v) dari wave [v], IHSG berpotensi menguji area 4.763-4.845. Namun, peluang technical rebound ke rentang 4.908-4.914 masih terbuka," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 4.847, 4.763 dan resistance 5.143, 5.247 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni DEWA, HMSP, INKP, dan MDKA.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan tren pelemahan setelah menembus support krusial 4.972, dengan target koreksi berikutnya di area 4.737 hingga 4.652.

"Penembusan 4.972 mengindikasikan potensi pembentukan wave iii menuju 4.737 sebagai target Fibonacci. Jika target tersebut tercapai, wave v berpotensi membawa IHSG turun hingga 4.652," ujar Ivan.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 4.895, 4.737, dan 4.629 dan resistance 5.066, 5.289, dan 5.418 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AADI, ANTM, INCO, KLBF, dan MBMA.

IHSG ditutup di level 4.904 pada perdagangan Selasa (3/11) sore. Indeks saham melemah 192,54 poin atau minus 3,78 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp11,44 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 24,74 miliar saham.

Pada penutupan kemarin, 57 saham menguat, 624 terkoreksi, dan 37 stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.