"Ya, suatu kebanggaan dan pengalaman terbaik buat saya. Karena pertama kali mengikuti ini, di level Asia (ACL). Ya semoga bisa membantu tim sih dalam pertandingan dan semoga bisa meraih hasil yang positif dan bisa Persib bisa berkembang lagi di kancah Asia," jelas Tanamal.

Laga di level Asia tentu membawa tekanan tersendiri, terutama bagi pemain muda yang baru pertama kali merasakannya. Namun, Tanamal mengaku tidak ingin menjadikan rasa grogi sebagai beban. Sebaliknya, pertandingan ini justru menjadi motivasi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

"Kalau grogi ya engga sih. Cuma ya sebagai motivasi aja buat saya karena kan ini juga pertandingan Asia pertama buat saya. Semoga lah saya bisa menampilkan yang terbaik buat Persib dan bisa membantu tim," ungkapnya.

Jika kembali dimainkan sebagai bek kiri, Tanamal akan menghadapi tantangan yang tidak mudah. Manila Digger memiliki sejumlah pemain depan yang dikenal mengandalkan kecepatan.

Situasi itu menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Tanamal. Namun, ia sudah menyiapkan diri melalui latihan dan evaluasi permainan jelang pertandingan.

"Ya itu jadi suatu PR buat saya, karena winger kiri-kanan, penyerang Manila Digger sangat cepat. Ya itu saya akan belajar di latihan, evaluasi pertandingan buat besok," pungkasnya.