"Gus Dur bukan pembela minoritas. Gus Dur adalah pembela orang-orang yang dizalimi. Kalau yang kebetulan dizalimi adalah minoritas, akan dibela. Sampai, bahkan sampai mati," ujar Yenny.
Selain Habibie dan Gus Dur, ada pula William Soeryadjaya yang dianugerahi pencapaian tersebut karena dianggap berkontribusi melalui dunia usaha dan pembangunan industri.
Edwin Soeryadjaya mewakili ayahnya dan berkata bahwa bapaknya selalu mengingatkan pentingnya pesan soal menjaga integritas.
"Satu hal yang ayah kami ingatkan kepada saya, yakni harus memegang integritas. Kami selalu diingatkan agar selalu jujur," tutur Edwin.
Ketiga tokoh tersebut memiliki latar belakang dan jalan pengabdian yang berbeda. B.J. Habibie melalui ilmu pengetahuan, teknologi, dan industri dirgantara; Gus Dur dikenal atas perjuangannya dalam merawat kemanusiaan, toleransi, dan kebhinekaan; sedangkan William Soeryadjaya berkontribusi melalui dunia usaha dan pembangunan industri.