Kemudian pada pendekatan kedua, peneliti menumbuhkan lembaran selulosa secara terpisah lalu disisipkan di antara lapisan pasir. Lembaran ini bertindak sebagai penguat.
Saat demonstrasi dengan beban 10 kg, kubus pasir yang tidak diberi perlakukan langsung runtuh. Namun pada pasir yang diberi lembaran terlihat lebih kuat.
Tes dilanjutkan dengan menuang air dan mengukur seberapa cepat air keluar. Antara pasir yang ditumbuhkan serat dan diberi lapisan penguat, pasir dengan lapisan penguat dapat mengurangi permeabilitas (kecepatan air meresap melalui pasir) hingga 28 kali lipat.
Sementara itu, pada pasir yang ditumbuhkan serat dapat mengurangi permeabilitas sekitar enam kali lipat.
Hasilnya memang menggembirakan tapi penelitian ini masih sebatas uji laboratorium. Mikroba ditempatkan di air dan nutrisi dalam kondisi terkendali. Pun pertumbuhan mereka perlu oksigen.