Sekitar empat hingga lima miliar tahun kemudian, manusia yang masih bertahan juga harus menghadapi perubahan besar pada lingkungan galaksi. Galaksi Andromeda saat ini bergerak dalam lintasan yang akan membawanya bertemu dengan Bima Sakti.
Harry mengusulkan agar manusia memindahkan seluruh Tata Surya untuk menghindari jalur tersebut. Salah satu caranya dengan menembakkan pancaran hidrogen tepat di atas atau di bawah kutub utara dan selatan Matahari.
Pancaran tersebut, menurut gagasannya, dapat menghasilkan efek ketapel gravitasi yang memungkinkan manusia mengubah pergerakan Tata Surya.
Bumi Bisa Bertahan hingga Triliunan Tahun
Secara keseluruhan, rancangan Harry bertujuan mempertahankan kehidupan di Bumi tanpa mengharuskan manusia melakukan perjalanan antarbintang atau mencari planet baru untuk ditinggali.
Menurut perhitungannya, perjalanan antarbintang membutuhkan energi hingga sejuta kali lebih besar. Karena itu, ia menawarkan rekayasa terhadap Matahari, Bumi, Jupiter, asteroid, hingga pergerakan Tata Surya sebagai alternatif.
"Dengan membangun dan memelihara sistem pengamanan tersebut, selama 9,1 juta miliar tahun, kehidupan di Bumi akan terus menikmati kondisi geologi nyaman, keamanan, pergantian musim, keseharian, dan malam bertabur bintang hingga, dalam seratus triliun tahun, bintang terakhir memudar dan langit malam jadi gelap," jelas Harry.
Baca berita selengkapnya di NadiKabar.