Kerja sama dengan ODASCO diarahkan untuk pengembangan fasilitas pengolahan dan desalinasi air laut, pengolahan air permukaan, energi terbarukan berbasis solar PV dengan opsi penyimpanan baterai atau sistem hibrida, serta pengolahan air limbah domestik dan industri.

Skema yang tengah dijajaki menggunakan model jangka panjang berbasis OPEX/build-own-operate. ODASCO diproyeksikan menangani desain, pembiayaan, pengadaan, konstruksi hingga pengoperasian fasilitas. Namun, struktur tarif dan komersial baru akan ditentukan setelah studi kelayakan dan due diligence.

Ma'ruf mengatakan masuknya industri dan kesiapan utilitas harus berjalan beriringan. Ketersediaan air, energi, pengolahan limbah, logistik dan infrastruktur yang andal menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing kawasan.

"Kami tidak ingin menunggu investor masuk baru menyiapkan infrastrukturnya. Kawasan harus semakin siap ketika kebutuhan industri tumbuh. Karena itu, masuknya manufaktur dan penyiapan utilitas kami dorong berjalan beriringan," ujarnya.

Khalid Odeh Al Salem, Vice President Business and Board Member ODASCO LLC, menyampaikan optimisme terhadap prospek investasi di Madura.