NADIKABAR.COM — PT Garam (Persero) akan menggandeng investor asal China untuk membangun pabrik garam bahan khusus baku industri di Sampang, Madura, Jawa Timur. Pabrik tersebut ditargetkan memiliki kapasitas produksi sekitar 200 ribu ton per tahun.
Direktur Utama PT Garam (Persero) Abraham Mose mengatakan proses kerja sama investasi dengan China Chemical Engineering Indonesia tersebut masih berjalan. Saat ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian BUMN, dan Danantara tengah mengkaji kelayakan investasi tersebut.
"Di Sampang sekarang baru selesai pre-FS sekarang masuk FS melihat kelayakan dengan Kementerian Kelautan, Kementerian BUMN dan Danantara," kata Abraham di acara bersih-bersih sampah yang bertajuk 'From Sea for Sea' di Pantai Camplong Sampang, Jumat (11/9/2026).
Abraham mengungkapkan Sampang menjadi salah satu daerah yang diincar investor untuk pengembangan industri garam. Menurutnya, investor tertarik berinvestasi di Sampang karena didukung lahan pegaraman yang luas serta kondisi air laut yang dinilai baik.
"PT Garam memiliki lahan pegaraman yang cukup luas sekitar 1700 hektare kemudian kondisi air lautnya cukup bagus bisa kita lihat sendiri dan ini membuat para investor tertarik untuk berinvestasi di sini untuk industri gara," lanjutnya.
Dia berharap rencana investasi tersebut dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Abraham juga berharap masyarakat turut mendukung target pemerintah untuk menghentikan impor garam pada 2027.
"Makanya dalam kaitan ini kita sowan ke bapak bupati bahwa ada rencana pembangunan ini, sehingga masyarakat di Sampang ini bisa ikut mendukung," imbuhnya.
Abraham mengatakan kegiatan bersih-bersih pantai juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas air laut dari pencemaran. Menurutnya, kebersihan pantai dan air laut tidak hanya penting untuk menjaga kelestarian biota laut, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas garam yang diproduksi di Sampang.
"Di rangkaian HUT PT Garam ke-81 ini akan menjadi momentum kolaborasi tim redaksi BUMN, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan pesisir," terangnya.
Di lokasi yang sama, Bupati Sampang H Slamet Junaidi menyatakan dukungannya terhadap langkah strategis PT Garam tersebut. Dia berharap kehadiran industri garam dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Sampang.
"Kami sangat mendukung kegiatan positif PT Garam, karena saya yakin akan memberikan dampak positif bagi daerah," beber Bupati yang akrab disapa Aba Idi tersebut.