Pernyataan Rezaei ini mengisyaratkan potensi perluasan daftar target serangan pembalasan Iran, yang mencakup infrastruktur teknologi dan komunikasi krusial, seandainya konflik besar-besaran dengan AS kembali berlanjut.

Sebelumnya, juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Hossein Mohebbi, memperingatkan bahwa Teheran akan mengungkapkan target-target dan senjata baru, saat konflik melawan AS berlarut-larut. Mohebbi menyinggung keberadaan kabel-kabel internet bawah laut utama yang melintasi Selat Hormuz. "Tujuh kabel internet utama membentang di bawah Selat Hormuz," ujar juru bicara IRGC, Hossein Mohebbi, dalam pernyataannya, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (20/10).

Mohebbi tidak secara langsung menyatakan akan menyerang kabel internet bawah laut tersebut. Namun dia mengklaim bahwa seluruh lalu lintas data internet dan komersial melewati jalur perairan strategis tersebut.

"Kami hanya ingin mereka mengetahui bahwa target-target baru akan diungkap. Senjata-senjata baru pun akan diperkenalkan," sebutnya, sembari menegaskan tekad Iran untuk menyingkirkan apa yang dia sebut sebagai sisa-sisa kekuatan AS dari kawasan tersebut.

Trump Wanti-wanti Iran: Sesuatu Akan Terjadi Dalam Waktu Dekat!