Paparan abu vulkanik dapat menyebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) maupun penyakit lainnya. Apabila masyarakat mengalami sakit yang diduga akibat abu vulkanik, disarankan untuk segera memeriksakan diri.

Hingga saat, ini Kementerian Kesehatan telah mengaktifkan Health Emergency Operating Center (HEOC) di tingkat pusat hingga kabupaten/kota terdampak. Dinas Kesehatan di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat juga telah menyiapkan puskesmas dan rumah sakit untuk beroperasi selama 24 jam.

Selain itu, Kementerian Kesehatan telah melancarkan distribusi logistik medis ke sejumlah wilayah. Pasokan yang disalurkan mencakup masker medis dan N95, tabung oksigen beserta konsentrator, alat uap pernapasan (nebulizer), dan berbagai obat untuk penanganan ISPA, serta obat tetes dan salep untuk mata dan kulit.