Pendekatan mini basketball diterapkan bagi kelompok usia lima hingga 12 tahun. Dalam latihan dan pertandingan, pelatih tidak menampilkan skor sehingga anak-anak tidak dibebani tekanan kemenangan atau kekalahan.
Pembinaan juga diarahkan pada kemampuan individu untuk melengkapi latihan di klub yang umumnya berorientasi pada permainan tim.
Materi seperti passing, dribble, shooting, dan body movement menjadi fondasi sebelum pemain berkembang menuju tahap kompetisi lebih tinggi.
Kemampuan bergerak, termasuk berlari, melompat, dan koordinasi tubuh, perlu dikuasai sejak awal. Fondasi tersebut membantu pemain membangun keterampilan teknis dan kesiapan fisik untuk menerima materi permainan yang lebih kompleks.
Sebagai Basketball Director, Dimaz bertanggung jawab menyusun kurikulum pembinaan di seluruh cabang DBL Academy dan memberikan arahan kepada pelatih mengenai metode latihan sesuai karakter peserta didik.