NADIKABAR.COM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Lumajang mengakibatkan sejumlah satwa menjadi korban. Petugas menemukan bangkai satwa liar. Selain itu, di tengah kepulan asap yang melahap vegetasi, petugas menemukan jejak macan tutul yang diduga masih hidup dan bermigrasi.

Temuan jejak kaki macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) itu menjadi penanda penting bahwa satwa dilindungi itu diduga kuat berhasil lolos dari amukan si jago merah. Kabag TU Balai Besar TNBTS Bambang Suriyono mengonfirmasi keberadaan jejak tersebut saat melakukan penelusuran di lokasi terdampak karhutla.

"Kami juga menemukan jejak macan tutul yang masih hidup. Kemungkinan ia bermigrasi," terang Bambang kepada NadiKabar, Selasa (1/9/2026).