NADIKABAR.COM — Menjelang puncak peringatan Hari Jadi ke-832 Trenggalek, Bupati menggelar tradisi jamasan pusaka. Seluruh pusaka "piyandel" kabupaten dirawat dengan cara dicuci dan dibersihkan.
Terdapat puluhan pusaka yang dilakukan pembersihan, tim redaksi lain Tombak Kyai Wignyo Murti, Songsong Hayom Sih, Tombak Kyai Korowelang 1, Tombak Kyai Korowelang 2, Tombak Kyai Korowelang 3, Tombak Kyai Korowelang 4.
Tombak Biring Kamulan 1, Tombak Biring Kamulan 2, Pataka Parasamya Praja Nugraha, Pataka Jwalita Praja Karana, Songsong Tunggul Naga, Songsong Tunggul Praja. Tidak hanya itu 2 Gong dari gamelan yang dimiliki Pendopo Trenggalek, Prasasti Kamulan hingga pusaka pemberian Sultan Hamengkubuwono X.
"Jamasan pusaka hari ini cukup komplit, semua pusaka. Kalau dulu di tradisi Mataram itu atau kerajaan-kerajaan ada pusaka untuk pembelaan diri, ada yang menjaga secara spiritual," kata M Nur Arifin, Minggu (30/8/2026).