NADIKABAR.COM — Jenazah pegawai Pemkab Jayawijaya, Papua Pegunungan, Aprida Rapi' (49) yang menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) tiba di kampung halamannya di Kabupaten Tana Toraja, pagi tadi. Jenazah disambut tangis keluarga.
Pantauan NadiKabar Sabtu (12/9/2026), jenazah korban tiba di rumah kerabatnya di Desa Tondon, Kecamatan Makale pada pukul 07.10 Wita. Pihak keluarga kemudian menggelar doa untuk almarhuma.
Tangis keluarga pecah saat mobil ambulans tiba. Sejumlah keluarga dan kerabat korban yang memakai pakaian serba hitam tak berhenti menangis.
Setelah didoakan di rumah keluarganya, jenazah korban lalu dibawa ke Lingkungan Bo'ne, Lembang Leatung Matallo, Sangalla Utara, Tana Toraja. Sejumlah keluarga turut mengantar jenazah korban ke Sangalla Utara untuk disemayamkan.
Diketahui, penembakan itu terjadi di jalanan Distrik Muliama, Jayawijaya pada Rabu (9/9) sekitar pukul 15.53 WIT. Selain Aprida Rapi', dua korban tewas dalam serangan KKB itu yakni Alfonsius Albinus Mehan (35), dan Wili Mbuik (24).
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani mengatakan awalnya rombongan pegawai Dinas Pertanian Pemkab Jayawijaya bergerak dari Wamena menuju Distrik Muliama untuk membawa bantuan ternak dan memantau program cetak sawah. Rombongan tersebut berjumlah 11 orang.
"Rombongan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang berjumlah 11 orang sebelumnya bergerak dari Wamena menuju Distrik Muliama," kata Irjen Faizal Ramadhani dalam keterangannya, Rabu (9/9).
Faizal mengatakan korban Wili Mbuik mengalami luka tembak pada bagian pinggang kanan. Korban sempat dilarikan ke RSUD Wamena namun dinyatakan meninggal dalam perawatan.
Korban Aprida Rapi' merupakan perempuan yang menjabat Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya. Korban meninggal dunia di lokasi setelah mengalami luka tembak di bagian perut.
Sementara korban ketiga adalah Albinus Mehan. Dokter hewan yang merupakan pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya itu meninggal ditempat akibat luka tembak pada bagian belakang kepala dan kiri.