NADIKABAR.COM β€” Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai rencana pemerintah mengurangi hingga menghentikan ekspor gas bumi demi memprioritaskan kebutuhan dalam negeri merupakan bukti keberpihakan pemerintah terhadap industri nasional.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perindustrian Saleh Husin mengatakan, kebijakan tersebut menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam mengatasi kendala pasokan gas yang selama ini dihadapi industri nasional.

β€œPemerintah menunjukkan keberpihakan dengan mengutamakan kebutuhan industri dalam negeri,” ujar Saleh dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis.

Menurut Saleh, ketersediaan gas yang memadai dan berkelanjutan merupakan faktor penting untuk meningkatkan kapasitas produksi, menarik investasi, memperkuat daya saing manufaktur, serta menciptakan lapangan kerja.

Ia menilai, pemerintah sudah selayaknya memprioritaskan kebutuhan gas untuk industri dalam negeri agar sektor manufaktur dapat meningkatkan produksi, menciptakan nilai tambah, dan memperluas penyerapan tenaga kerja.