"Water bombing dilakukan untuk upaya percepatan pemadaman api," pungkas Agus.

Selain pemadaman melalui jalur udara, proses pemadaman secara manual juga terus dilakukan.

Petugas gabungan dari TNBTS, BPBD Lumajang, TNI, Polri, warga masyarakat, hingga relawan membuat sekat api dan melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.