Meskipun begitu, belum ada laporan terkait kasus ISPA yang sampai dirujuk ke rumah sakit. Seluruhnya masih ditangani hingga tingkat Puskesmas dengan konsultasi dan penanganan awal.

"Ini sampai ke Puskesmas saja, tidak ada sampai dirujuk untuk penanganan medis lebih lanjut. Kita laporkan juga data ini ke Kemenkes," kata Zulkifli.

Kasus ISPA tercatat meningkat sejak 19 Agustus lalu. Di mana saat itu hanya ada empat daerah terdampak karhutla melapor yakni Siak, Kampar, Pelalawan dan Pekanbaru.