Oemar menjelaskan, kondisi medan menjadi salah satu kendala terbesar dalam proses pemadaman. Tebing yang sangat curam meningkatkan risiko keselamatan bagi petugas.

"Kesulitannya yang pertama tebingnya, karena curam sekali sehingga sangat membahayakan. Kemudian anginnya juga sangat kencang, jadi merambatnya cepat ke atas. Akhirnya kami maju-mundur untuk melakukan pemadaman," jelasnya.

BPBD menerima laporan kebakaran setelah waktu subuh pada Kamis pagi. Titik kebakaran dilaporkan berada di kawasan sebelum Jembatan Kaca, tepatnya di sekitar kawasan Tengger Indah, Cemoro Lawang.

Hingga Kamis sore, petugas gabungan masih melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di sejumlah titik. Penanganan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala dan memicu kebakaran meluas.

Petugas menargetkan seluruh titik api dapat dikendalikan pada Kamis malam. Selain pemadaman, pemantauan juga terus dilakukan dengan memperhatikan arah angin dan kondisi vegetasi di sekitar lokasi.