"Ketika pemadaman manual bisa langsung mencapai titik api. Kalau water bombing dengan 1.000 liter jangkauannya bisa wilayah terjal," kata Kepala Seksi PTN Wilayah III TNBTS Agus Kusuma Negara.

Selain melalui jalur udara, proses pemadaman secara manual dari darat juga terus dilakukan oleh petugas gabungan. Dengan kondisi itu, pemadaman melalui jalur darat dan udara diperlukan untuk mengatasi kebakaran. Dua helikopter pun diterjunkan untuk membantu proses pemadaman.

"Sehingga pemadaman darat dan udara dibutuhkan. Ada 2 helikopter yang diterjunkan," pungkas Agus.