Terlepas dari dinamika teknis yang sempat terjadi, ia mengatakan tingkat kesiapan sekolah di Ibu Kota sudah sangat matang.
Kesiapan ini, lanjutnya, mencakup perangkat keras, jaringan internet, hingga penjadwalan ujian.
Namun, Erni kembali mengingatkan kesiapan teknis semata belum cukup tanpa dibarengi pilar nonteknis seperti sumber daya manusia, tertib administrasi, serta kejujuran.
"Pentingnya integritas, yaitu hasil TKA hanya berguna kalau mencerminkan kemampuan murid yang sebenarnya. Kalau ada kecurangan, datanya tidak bisa dipakai untuk menilai atau memperbaiki apapun," ujar Erni.
Ia mengatakan Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga terus menginstruksikan agar pesan moral kejujuran disampaikan secara masif oleh pihak sekolah.
“Kami ingin TKA berjalan lancar sekaligus jujur supaya hasilnya objektif dan kredibel. Kami berharap semua pihak menjaga integritas sampai ujian selesai,” ujarnya.
Sementara itu, komitmen menjaga integritas pelaksanaan TKA juga datang dari daerah lain di luar Provinsi DKI Jakarta.