"Tentu saja ini membutuhkan keluarga yang sehat dan tangguh, manusia yang produktif, serta perlindungan sosial yang memadai. Hal ini sejalan dengan AstaCita keempat Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas," paparnya.

Menurut Isyana, pembangunan sumber daya manusia menjadi kunci agar bonus demografi dapat benar-benar menjadi kekuatan ekonomi dan sosial bagi Indonesia.

"Kita membutuhkan keluarga yang sehat dan tangguh, generasi muda yang berkualitas, perempuan dan laki-laki yang produktif, serta kita membutuhkan sistem perlindungan sosial yang memadai," tutur Wamendukbangga Isyana Bagoes Oka.