Tujuh agen perjalanan yang terlibat yakni China Bamboo Garden International Travel Service Co., Ltd., Hangzhou China Travel Service Group, GZL International Travel Service Ltd., Guangdong Asia-Pacific Travel (BOBO Travel), China International Travel Service (Jiangsu) Co., Ltd., Shenzhen Dreamka Travel, dan Charm Deer.

Sementara itu, 14 pelaku usaha lokal yang berpartisipasi mencakup penyedia akomodasi, agen perjalanan, operator kapal wisata, dan penyedia layanan transportasi laut.

Yulia berharap pertemuan bisnis tersebut menghasilkan kerja sama konkret antara agen perjalanan Tiongkok dan pelaku usaha pariwisata di Labuan Bajo sehingga semakin banyak produk wisata daerah masuk dalam paket perjalanan yang dipasarkan ke negara tersebut.

“Kepada para pelaku industri pariwisata Labuan Bajo, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Semoga lahir kerja sama yang nyata setelah kegiatan ini,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Petrus Antonius Rasyid, mengapresiasi inisiatif pemerintah pusat yang mempertemukan langsung pelaku usaha pariwisata lokal dengan agen perjalanan dari Tiongkok.