Sementara itu, ruang belajar mengajar disiapkan dengan kapasitas total 792 orang untuk mendukung kegiatan pendidikan secara lebih optimal.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur Gusti Agung Ari Wibowo menjelaskan di ponpes ini juga dibangun masjid empat lantai.

Masjid tersebut dirancang memiliki kapasitas total 1.160 jamaah, dengan rincian lantai pertama sebanyak 302 jamaah dan lantai kedua hingga keempat masing-masing sebanyak 286 jamaah.

"Kapasitas ini diharapkan dapat menunjang kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan bagi warga pesantren," ujar Ari.

Ari mengatakan dari sisi keandalan bangunan, pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny didukung dokumen Detail Engineering Design (DED) yang mencakup perencanaan struktur fondasi, termasuk tiang pancang dan pile cap, struktur atas, arsitektur, serta sistem mekanikal, elektrikal, dan perpipaan (mechanical, electrical, and plumbing/MEP).