Dalam upaya itu, ia juga mengingatkan pentingnya Indonesia dan Kazakhstan meningkatkan konektivitas antara satu sama lain serta mendorong peningkatan interaksi antara sektor swasta di kedua negara.

Dirjen di Kemlu RI itu menambahkan bahwa kesepakatan perdagangan bebas antara Indonesia dengan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) sejak akhir 2025 membuka peluang baru untuk memperkuat kemitraan ekonomi dan perdagangan dengan Kazakhstan, yang merupakan anggota EAEU.

Santo pun berharap agar kemitraan Indonesia-Kazakhstan dapat semakin berkembang berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menghargai, dan mewujudkan kemakmuran bersama.