Bisnis
HALAMAN 3 DARI 3
Kenapa Konflik di Selat Hormuz Bisa Ganggu Pasokan BBM di Indonesia?
Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah hingga kini masih terus memanas tanpa kepastian kapan akan selesai. Ketegangan tersebut berujung pada penutupan Selat Hor
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Rabu, 21 Oktober 2026 pukul 20:57 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Serangan terhadap tanker, ancaman ranjau, pengawalan militer, hingga gangguan navigasi pada akhirnya menambah ongkos sewa dan waktu tempuh yang langsung membebani biaya pembelian minyak Pertamina.
"Biaya itu masuk ke harga crude dan produk olahan yang dibeli Pertamina," ujar Syafruddin.
Syafruddin mengatakan Indonesia telah menjadi pengimpor bersih (net importer) minyak sejak 2004, sehingga setiap kenaikan harga global akan memperbesar kebutuhan terhadap dolar AS.
Ketika nilai tukar rupiah melemah, harga minyak impor dalam satuan rupiah akan melonjak lebih cepat.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.