NADIKABAR.COM — Ketika sedang nikmati mendengarkan lagu, tiba-tiba muncul wajah seseorang di dalam pikiran. Tidak hanya wajah, suasana, percakapan, tempat, hingga perasaan yang pernah dialami bersama orang tersebut mungkin saja timbul.

Menariknya, fenomena ini bukan hanya kebetulan. Musik memang dapat memicu munculnya kembali kenangan masa lalu. Ingatan tentang pengalaman pribadi dapat tersimpan bersama lagu, tempat, dan emosi yang dirasakan saat itu. Karena itu, ketika mendengar lagu tertentu, seseorang bisa kembali mengingat kejadian atau perasaan yang pernah dialaminya.

Pun, pengalaman yang tersimpan bisa berbeda-beda biarpun lagunya sama. Lagu A yang menurut pembaca terdengar biasa, mungkin saja punya makna mendalam untuk orang lain. Lantas, mengapa musik bisa membuat kita teringat seseorang?

Dirujuk dari penelitian bertajuk Investigating the Role of Involuntary Retrieval in Music-Evoked Autobiographical Memories oleh Amy M Belfi dkk, musik menjadi salah satu petunjuk yang kuat untuk mengembalikan memori seseorang. Memorinya dapat berupa ingatan pribadi tentang peristiwa yang sudah dilalui maupun tempat yang pernah disinggahi.

Ketika sebuah lagu sering didengar saat bersama seseorang, otak dapat membentuk hubungan tim redaksi musik dan pengalaman pada saat itu. Saat lagu yang sama diputar kembali, musik berfungsi sebagai petunjuk yang mengaktifkan kembali ingatan tersebut.

Fenomena ini dikenal sebagai music-evoked autobiographical memory atau memori autobiografis. Sederhananya, fenomena ketika seseorang mengingat pengalaman atau peristiwa masa lalu yang dibangkitkan oleh musik.

Sebuah lagu dapat menjadi penghubung dengan seseorang sebab lagu tersebut pernah menjadi bagian cerita bersama. Di tim redaksi penyebabnya adalah: