NADIKABAR.COM — Driver taksi online bernama Rian Alamsyah ditemukan tewas perkebunan tebu di Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Kedua pelaku AP dan GM membunuh korban karena kena tanggung (kentang) nyabu.
Awalnya Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Cornelis Mangarahon Simanjuntak menjelaskan kasus pembunuhan ini terungkap setelah jasad korban ditemukan pada Kamis (13/8) sekitar pukul 03.50 WIB. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.
"Pelaku inisial AP dengan rekannya GPM merencanakan perampokan dan pembunuhan dengan target sopir Grab (taksi online) dengan cara menjerat lehernya dari belakang menggunakan ikat pinggang," kata Cornelis, Kamis (27/8/2026).
Cornelis menyebut kedua pelaku memesan taksi online. Pesanan pertama dibatalkan oleh pelaku. "Pertama dipesan, mereka gagalkan, mereka batalkan karena melihat si pengemudi berbadan tegap, sehingga mereka takut," jelasnya.
Tak lama kemudian, pelaku kembali memesan taksi online. Mobil Daihatsu Ayla yang dikemudikan korban kemudian datang menjemput.
"Kemudian mereka pesan kembali melalui online, kemudian datang kendaraan Ayla yang dikendarai oleh korban. Mereka masuk. Sempat bertanya bahwa kendaraan yang ada di online itu adalah gambar orang lain, yaitu bapaknya si korban," tuturnya.
Dalam perjalanan, kedua pelaku meminta korban berhenti dengan alasan hendak buang air kecil. Salah satu pelaku kemudian turun dari mobil.