Campuran tersebut akan membentuk residu karbon padat atau lapisan char yang dapat menjadi penghalang terhadap perpindahan panas dan massa serta membatasi kontak langsung antara permukaan bahan bakar dan oksigen.

Mekanisme utama Singkong-APP adalah pendinginan, peningkatan pembasahan dan retensi cairan, serta perubahan jalur dekomposisi termal bahan bakar vegetasi yang berpotensi menekan laju perambatan api.

Singkong-APP tetap harus terintegrasi dengan personel darat dan sistem pemadaman lainnya.

Pada kebakaran berintensitas tinggi, teknologi ini tidak dapat menggantikan metode pemadaman yang tersedia, melainkan sebagai pendukung untuk respons awal, pengendalian penyebaran, perlindungan area strategis, dan pemadaman spot fire.

"Komposisi masing-masing komponen tidak ditetapkan secara arbitrer, tetapi akan dioptimalkan berdasarkan viskositas, stabilitas penyimpanan, sedimentasi, redispersibilitas, tegangan permukaan, pembentukan droplet, kompatibilitas material, dan kinerja pemadaman," paparnya.

Cairan retardan berbasis pati singkong ini berpotensi untuk aplikasi udara maupun darat. Pemadam dapat menggunakannya dengan mencampurkan konsentrat atau bahan formulasi ke dalam tangki airsebelum penyemprotan.

Konsentrasi optimum masih akan ditentukan melalui penelitian agar formulasi tetap memiliki kemampuan retensi yang baik tanpa menyebabkan viskositas berlebihan, sedimentasi, atau penyumbatan pada pompa dan nozzle.

Formulasi dapat disemprotkan pada titik api awal, sisi atau flank kebakaran, spot fire, serta pembentukan garis retardan pada vegetasi yang belum terbakar untuk memperlambat perambatan api menuju area berikutnya.