"Betul, untuk di SD Patalan Baru ada lima murid, SD Sawahan dua murid dan SD Kembangsongo ada tiga murid yang mengalami gejala keracunan setelah mengkonsumsi itu (MBG)," kata Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Bantul, Samsu Aryanto saat dihubungi, Rabu (9/9/2026).

Siswa di empat SD itu mengalami gejala keracunan makanan usai menyantap menu MBG pada Jumat (4/9). Samsu mengatakan, murid-murid yang keracunan MBG di tiga SD hanya mendapat perawatan di rumah.

"Gejala mereka juga sama seperti yang di sana (SDN 1 Sumberagung), diare, pusing. Tapi tidak ada yang sampai rawat inap, wong tidak sampai faskes juga hanya rawat di rumah dan sudah membaik," ujarnya.

Di sisi lain, Samsu menyebut bahwa Dinkes telah melakukan penyelidikan epidemiologi (PE). Di mana hasilnya ternyata murid-murid yang mengalami keracunan menyantap MBG pada hari Jumat pekan lalu.

"Menunya yang mana kami belum bisa memastikan. Tapi kami sudah ambil sampel makanannya dan dikirim untuk uji laboratorium hari Senin (7/9), hasilnya biasanya keluar sekitar dua pekan lagi," katanya.