"Ini juga sangat menarik karena merupakan bagian dari budaya sekaligus bagian dari sejarah karena lokasinya berada di pemakaman Sultan Agung. Jadi, itu juga merupakan bagian dari sejarah Jogja. Ya, kota kita didirikan oleh salah satu Sultan," ucapnya.

Sehari setelahnya, tepatnya pada Kamis (27/8) pelatih yang pernah berseragam Timnas Belanda itu mendapat kesempatan untuk sowan ke Sultan HB X di Kompleks Kepatihan Jogja. Baginya, pertemuan tersebut cukup istimewa.

"Merupakan suatu kehormatan bisa bertemu dengan Sultan. Jika di Belanda saya bisa bertemu dengan Raja kami, itu adalah kehormatan besar," terangnya.