"Kalah enam kali beruntun adalah hal berat, dan sulit untuk menunjuk hidung seseorang dan memahami kesalahan hari ini setelah peluit panjang," kata Kevin Diks di situs resmi Monchengladbach.

Pemain 30 tahun itu sadar betul klubnya sedang minor. Karenanya, Kevin Diks enggan mencari pembenaran bahwa performa tim asuhan Alexander Blessin sedang loyo.

"Apapun hasilnya, pada dasarnya kami tidak cukup bagus [performanya]. Kami sempat merasa positif setelah imbang 1-1 sebelum kebobolan lagi tak lama setelah itu," ucapnya.