"Kita harus maksimal dalam bekerja. Dedikasi dan komitmen penuh adalah kunci utama untuk mencapai hasil kerja lembaga yang optimal," kata Subagyo.

Dia juga menyoroti pentingnya membangun soliditas dan kerja sama tim dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan E-Monev.

Menurut Subagyo, keberhasilan suatu program kelembagaan tidak dapat hanya mengandalkan kemampuan individu, tetapi membutuhkan sinergi, komunikasi terbuka, serta dukungan antarpersonel.

Kolaborasi tersebut harus terbangun di seluruh unsur organisasi, mulai dari jajaran pimpinan, komisioner, tenaga ahli hingga seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan program.

Dengan kerja sama yang kuat, setiap tantangan dalam proses evaluasi dan pemantauan diharapkan dapat diselesaikan secara lebih efektif sehingga target kelembagaan dapat tercapai.

Kegiatan konsolidasi tersebut diikuti seluruh Komisioner dan Tenaga Ahli KI DKI Jakarta. Selain menjadi sarana penguatan motivasi, agenda itu juga dimanfaatkan untuk memperjelas arah tata kelola pemantauan keterbukaan informasi publik serta mempersiapkan jajaran menghadapi tahapan puncak E-Monev 2026.

Melalui kegiatan tersebut, KI DKI Jakarta optimistis dapat meningkatkan efektivitas kerja organisasi sekaligus memperkuat pelaksanaan pengawasan terhadap keterbukaan informasi publik di lingkungan badan publik wilayah DKI Jakarta secara berkelanjutan.