Bagi Antonelli, berbagi podium dengan dua pembalap legendaris tersebut menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Sementara bagi Hamilton, momen itu memperlihatkan bahwa persaingan sengit di lintasan tidak menghalangi para pembalap untuk saling menghormati.

Keberhasilan Antonelli mengunci gelar dunia tidak diraih melalui balapan yang mudah. GP Meksiko 2026 berlangsung dramatis dengan sejumlah insiden yang memengaruhi jalannya lomba.

Balapan sempat dihentikan menggunakan bendera merah setelah Valtteri Bottas mengalami kecelakaan. Safety Car juga kembali masuk menjelang akhir balapan akibat insiden Arvid Lindblad.

Sementara itu, Verstappen berhasil mempertahankan posisi terdepan dari tekanan Hamilton hingga garis finis.

Antonelli yang memulai balapan dari posisi keempat akhirnya finis ketiga. Hasil itu memastikan gelar juara dunia pertamanya pada musim kedua berkompetisi di Formula 1.

"Saya kehabisan kata-kata. Saya masih mencoba memahami apa yang baru saja terjadi. Kami berhasil. Tanpa Mercedes dan keluarga saya, saya tidak akan berada di sini," ujar Antonelli seusai balapan dikutip dari ITV News..

Dengan pencapaian tersebut, Antonelli bukan hanya menjadi juara dunia F1 termuda, tetapi juga membuka babak baru bagi generasi pembalap muda Formula 1.