Saat itu posisi terakhir kapal diketahui berada di perairan Laut Jawa dengan jarak sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin. Titik koordinat Kapal Virgo hilang koordinat berada di 4°31'51.82"S 114° 2'6.88"E Heading 203.94°, atau jarak tempuh sekitar 80 nautical mile dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin.

Tim selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju lokasi perkiraan posisi terakhir menggunakan KN SAR Laksmana 241, dengan waktu tempuh sekitar 5 jam.

Dalam proses penyelamatan, sejumlah kapal di sekitar lokasi turut membantu evakuasi, di antaranya KM Hai Da, MT Mauhaw, dan TB TCP. Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin juga mengerahkan Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit untuk membantu proses evakuasi.

Kapal Virgo Transport 8 kemudian ditemukan di Laut Jawa dalam kondisi terbalik dan nyaris tenggelam. Dari video yang diterima NadiKabar.com, tampak petugas melakukan patroli udara untuk melihat kondisi Kapal Virgo dari atas. Kapal Virgo itu sudah dalam kondisi terbalik dan nyaris tenggelam di tengah laut.

Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan (Basarnas), Brigjen TNI Edy Prakoso mengatakan hingga saat ini penyebab kecelakaan masih diinvestigasi. Kapal diduga mengalami kemiringan 2-3 derajat usai dihantam ombak di sekitar perairan Masalembo, Laut Jawa.

"Kapten langsung mengubah arah dan menghadap arah berlawanan untuk menghindari hantaman ombak tersebut, namun ada ombak lagi yang mengakibatkan kapal ini lebih miring. Ini prosesnya cepat sekali, kurang lebih hampir 10-15 menit kapal itu langsung miring," ucapnya, dikutip dari 20detik.