Dari sejumlah pengecekan yang sudah dilakukan, katanya, ditemukan bahwa ada sejumlah kondisi kesehatan para wartawan senior yang perlu atensi tambahan. Oleh Kemenkes, katanya, sudah diberikan tindak lanjut.
Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI), Wahyu Muryadi menyebut bahwa ada lebih dari sekitar 175 yang mengikuti CKG itu. Terdapat beragam pengecekan yang diberikan, mulai dari deteksi tekanan darah, TBC, hepatitis, hingga kanker serviks.
"Program CKG hari ini mengusung tagline atau semboyan Wartawan Senior Sehat Negara Lebih Kuat Program ini hadir sekali lagi sebagai wujud nyata kepedulian dan komitmen bersama antara Kementerian Kesehatan dan SWSI untuk mendekatkan akses layanan kesehatan berkualitas langsung atau di tengah-tengah masyarakat," katanya.
Wahyu mengatakan banyak di antara para wartawan itu mengalami hipertensi. Bagi wartawan senior yang membutuhkan tindak lanjut, diarahkan untuk memanfaatkan BPJS Kesehatan.