"Pada hari Minggu kemarin melakukan dua kali sortie untuk water bombing dengan kapasitas sekali water bombing sebanyak 1 ton, artinya dua kali water bombing ada 2 ton," jelasnya.

Untuk Senin ini, Gatot menyebut water bombing tidak dilakukan di Gunung Ijen. Sebab, helikopter dilakukan perbaikan dan akan beroperasi kembali pada Selasa.

"Khusus hari Senin, seperti biasanya, helikopter mendapatkan perawatan rutin sehingga pada hari Senin ini tidak dilakukan water bombing. Water bombing akan dilakukan kembali pada hari Selasa," jelasnya.