Kopi susu juga tidak otomatis menjadi pilihan yang lebih aman. Justru, kandungan tambahan dalam minuman tersebut perlu diperhatikan.
Susu dengan kandungan lemak tinggi dapat menjadi masalah bagi sebagian orang yang mengalami refluks karena makanan dan minuman tinggi lemak termasuk salah satu kelompok yang sering dikaitkan dengan gejala GERD.
Selain itu, kopi susu yang dijual di kedai sering kali mengandung gula, krimer, sirup, atau bahan tambahan lainnya. Kandungan tersebut membuat komposisi minuman menjadi berbeda-beda sehingga efeknya terhadap gejala asam lambung juga bisa berbeda pada setiap orang.
Jadi, menambahkan susu ke dalam kopi tidak serta-merta membuat kopi menjadi "ramah lambung".
Jawabannya sebenarnya tergantung pada kondisi masing-masing orang.
Tidak ada aturan bahwa kopi hitam pasti lebih aman daripada kopi susu, atau sebaliknya. NIDDK menyebutkan bahwa pemicu GERD dapat berbeda pada setiap orang. Karena itu, seseorang mungkin mengalami keluhan setelah minum kopi hitam, tetapi tidak merasakannya ketika mengonsumsi kopi dengan sedikit susu. Pada orang lain, situasinya bisa berbeda.
Hal yang lebih penting adalah memperhatikan respons tubuh setelah mengonsumsi kopi.