Di sisi lain, Kusnawan menyayangkan kondisi krisis air terjadi di tengah tingginya kunjungan wisatawan. Hal ini, dia berujar, menjadi tantangan dalam tata kelola pariwisata di Gili Trawangan.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bakal mengajukan diskresi kepada Menteri Lingkungan Hidup agar dapat mengaktifkan kembali sistem suplai air yang dikelola PT Tiara Cipta Nirwana (TCN) dan PDAM Amerta Dayan Gunung. Suplai air bersih itu sebelumnya disetop oleh Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kamis (3/9).
"Intinya bahwa, perlu diberikan diskresi ke perusahaan enam bulan. Jadi ini belum selesai karena ada isu pidananya. Jadi kami minta dulu dibuka," ujar Iqbal di Gili Meno, Lombok Utara, Minggu (6/9/2026).
Iqbal mengakui gangguan suplai air bersih ini berdampak pada masyarakat serta aktivitas pariwisata di Gili Trawangan. Dia menargetkan suplai air bersih di kawasan tersebut dapat pulih dalam satu hingga dua hari ke depan.