Ia mencontohkan, pelaku usaha di sejumlah desa yang setiap hari menggunakan LPG untuk kegiatan produksi termasuk usaha pengolahan kecambah dan pemotongan ayam.
"Daripada pakai tabung LPG 3 kilogram, maka lebih efektif, lebih efisien, lebih murah. Mereka langsung pakai jargas ini," kata Fandi.
Dia berharap penambahan kuota jargas dapat dilakukan, sehingga wilayah lain yang memiliki aktivitas UMKM tinggi termasuk Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, dapat memperoleh akses jaringan gas.
Fandi juga mengusulkan agar kawasan yang menjadi sentra UMKM dan membutuhkan energi dalam jumlah besar dapat dijadikan lokasi percontohan konversi penggunaan LPG tabung 3 kilogram ke jargas.