NADIKABAR.COM — Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta mempertemukan 26 pelaku industri pariwisata Korea dengan 85 agen perjalanan Indonesia melalui Korea TravelMart 2026 guna membuka peluang kerja sama dan pengembangan produk wisata.
"Korea TravelMart 2026 menjadi kesempatan bagi industri pariwisata Korea dan agensi perjalanan Indonesia untuk bertemu secara langsung. Kami berharap pertemuan ini dapat membuka peluang kerja sama baru sekaligus memberikan lebih banyak pilihan produk perjalanan bagi wisatawan Indonesia," ujar Direktur Korea TourismOrganization Jakarta KimJisun dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Pada kegiatan yang digelar pada 18-20 September di Raffles Jakarta tersebut, peserta membahas berbagai produk perjalanan, destinasi, serta pengalaman wisata di Korea yang berpotensi dikembangkan menjadi paket wisata bagi wisatawan Indonesia.
Sebanyak 26 pelaku industri pariwisata Korea yang hadir mewakili berbagai sektor, antara lain agen perjalanan, kelompok pertunjukan, perhotelan, perusahaan rintisan, dan organisasi pariwisata daerah.
Kegiatan tersebut berlangsung di tengah peningkatan kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea. Pada 2025, tercatat 365.596 kunjungan wisatawan Indonesia ke negara tersebut, menjadikan Indonesia sebagai pasar wisatawan terbesar keempat di kawasan ASEAN.