Selain itu, Ezra juga menjawab dugaan keterlibatan orang terdekat, termasuk kemungkinan adanya pihak yang memiliki hubungan keluarga dengan Betrand. Ezra menegaskan bahwa kliennya sudah termasuk orang dewasa sehingga dianggap sudah cukup hukum.
Betrand Peto sendiri sudah menjalani pemeriksaan kembali oleh penyidik terkait laporannya atas dugaan akses ilegal dan peretasan akun serta email. Dalam klarifikasi tersebut, Betrand mendapatkan sekitar 30 pertanyaan.
"Sudah minggu lalu sudah dilakukan permintaan keterangan klarifikasi kepada BP (Betrand Peto). Sudah dilakukan malam-malam waktu itu," kata Ezra.
Ezra menyoroti pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan KUHP mengenai akses tanpa hak terhadap sistem elektronik milik orang lain, serta dugaan keterlibatan orang terdekat yang disebut tidak memiliki kewenangan untuk mengakses email Betrand.
"Yang perlu dipahami adalah, ini diakses oleh orang terdekat. Mesti dipahami itu ya. Diakses oleh orang terdekat, yang mana tidak mempunyai kewenangan terhadap email tersebut," kata Ezra.